Update Terbaru Twitter Di Android Menyebabkan Aplikasi Menjadi Crash

Twitter baru-baru ini merilis pembaruan untuk pengguna aplikasinya pada platform Android. Pembaruan ini baru saja dirilis dengan nomor versi 8.28.

Akan tetapi, bukannya menyelesaikan berbagai masalah bug, update ini malah membuat masalah untuk aplikasi Twitter pada Android. Setelah melakukan update, aplikasi Twitter di Android tidak dapat digunakan dan mengalami crash.

Masalah ini telah dikonfirmasi oleh tim Twitter Supports melalui akun resmi mereka. Pada akun resmi mereka, Twitter telah mengetahui masalah ini pihaknya tengah melakukan investigasi.

"Kami tengah menyelidiki masalah yang terjadi pada aplikasi setelah update terbaru pada perangkat Android yang membuat aplikasi Twitter mengalami crash ketika dibuka," tulis Twitter pada akun resmi mereka.

Oleh karena itu, Twitter menyarankan pada para penggunannya pada platform Android untuk tidak melakukan pemutakhiran terlebih dulu sebelum masalah ini selesai diatasi. Sementara untuk pengguna Android yang sudah terlanjur melakukan update, pihak Twitter meminta maaf karena untuk sementara mereka tidak dapat menggunakan layanan microblogging mereka.

Update Terbaru Twitter Di Android Menyebabkan Aplikasi Menjadi Crash

Sejauh ini, Twitter belum memberikan informasi apapun mengenai waktu penyelesaian masalah ini karena tidak ada pengumuman resmi terbaru yang diumumkna oleh Twitter terkait masalah ini.

Terlepas dari masalah crash ini, Twitter tetap pada posisi tidak akan menghadirkan tombol "edit". Pernyataan tersebut keluar dari CEO sekaligus pendiri Twitter, Jack Dorsey.

"Jawabannya adalah tidak," kata Dorsey.

Penolakan dari Dorsey untuk tombol ini bukanlah suatu yang mengejutkan. perusahaannya beralasan bahwa emreka memprioritaskan kehadiran fitur lain.

Produk Lead Twitter Kayvon Bykpour sempat ditanyai mengenai hal ini beberapa waktu lalu dan mengungkapkan bahwa fitur "edit" ini sesungguhnay fitur yang dikembangkan akan tetapi tidak menjadi fokus utama dari perusahaannya.

"Sejujurnya, ini adalah satu fitur yang perlu dikembangkan pada beberapa titik akan tetapi fitur ini tidak ada dalam daftar prioritas yang kami miliki," jelasnya.

Dorsey sendiri beralasan bahwa tidak dibuatnya tombol ini disebabkan oleh fungsi asli dari Twitter.

"Kami mulai dari SMS, layanan pesan teks dan seperti yang diketahui bahwa ketika anda mengirim pesan maka anda tidak dapat kembali menarik pesan tersebut untuk di ubah," kata Dorsey.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa Twitter akan tetapi mempertahankan desain lama ini terutama selama dirinya masih berada di Twitter karena ini merupakan salah satu yang menjadi keunikan dari Twitter.

Walaupun begitu, Dorsey mengungkapkan bahwa tombo "edit" ini akan hadir pada beberapa fitur yang memang membutuhkan tombol ini.

"Ini mungkin akan hadir secara terbatas pada beberapa bagian yang memang membutuhkannya dan ini sedang kami pelajari sejauh ini. Akan tetapi secara umum kami tidak menganggap ini sebuah hal yang penting," katanya.

Post a Comment